“Kami tidak hanya mendesain secara fisik, tetapi juga berusaha memberi jiwa pada karya kami—baik secara tampilan maupun fungsi.”
LIBRADIDWIPUTRANTO
Technical ProjectAssociate
Dalam perkembangan desain arsitektur komersial, Jakarta Premium Outlets (JPO) di Alam Sutera, Tangerang, hadir sebagai representasi baru dari pusat perbelanjaan modern yang berpadu dengan konsep arsitektur hijau dan terbuka. Dalam rancangan yang dikembangkan PDW, JPO meninggalkan konsep tradisional shopping-mall tertutup dengan menghadirkan lingkungan open-air—ruang yang mengangkat konektivitas, sirkulasi, dan kenyamanan dalam suasana alami. Proyek ini memadukan inovasi, keberlanjutan, dan estetika secara harmonis, menetapkan standar baru sekaligus memperkuat gagasan bahwa ruang ritel dapat menjadi tempat yang menginspirasi interaksi dan keseimbangan dengan alam.
“Setiap proyek harus melampaui bentuk fisiknya— ia harus memiliki jiwa, baik dalam tampilan maupun fungsinya,” ujar Libradi Dwiputranto, Technical Project Associate di PDW. “Di PDW, filosofi kami ‘Beyond Building’ mencerminkan misi untuk mengintegrasikan teori, kreativitas, dan kolaborasi kolektif ke dalam desain yang memberi kontribusi bagi masyarakat, bukan hanya bagi pengunjungnya.”
Filosofi ini diwujudkan melalui kerangka desain PDW—IDE: Innovate, Design, Enrich—di mana setiap proyek digerakkan oleh riset mendalam, dipandu oleh estetika dan fungsi jangka panjang, serta diperkaya oleh kesadaran sosial dan lingkungan. Fokus utama desain JPO adalah menciptakan pengalaman ruang yang berkesan. “Pusat perbelanjaan ada di mana-mana,” lanjut Libradi, “tetapi yang paling penting adalah pengalaman—perasaan yang dibawa pulang seseorang setelah berkunjung. Itulah yang membuat suatu ruang menjadi berkesan.”
Menurut Haykal Hielmi, Architecture Specialist di PDW, mencapai kualitas pengalaman seperti ini dalam proyek komersial membutuhkan keseimbangan antara keindahan dan kinerja.
“Dalam merancang proyek komersial, ada empat aspek penting: estetika, ketahanan, kemudahan perawatan, dan keberlanjutan. Sebuah mal beroperasi tujuh hari seminggu, hingga empat belas jam sehari—jadi materialnya harus kuat, tahan lama, dan mudah dirawat.
Pertimbangan-pertimbangan inilah yang memandu PDW dalam memilih material yang tidak hanya merepresentasikan visi desain proyek, tetapi juga memiliki performa jangka panjang. Dalam proses pemilihan material untuk area cladding dan detail eksterior, PDW memberikan beberapa opsi dari WPC di pasaran lokal yang sejalan dengan visi proyek ini, untuk dapat dipilih salah satu dari beberapa opsi tersebut yang paling mendekati dengan kebutuhan proyek dan juga keinginan klien.
“JPO mengusung konsep Open-Air Mall,” tambah William, Architecture Specialist PDW. “Berbeda dengan kebanyakan mal yang koridornya tertutup, tata letak JPO terbuka dan ‘bernapas’. Ini memungkinkan sirkulasi udara yang lebih baik serta konektivitas yang lebih kuat antara ruang dalam dan luar. Pengunjung menjadi lebih nyaman berpindah dari satu area ritel ke area lainnya”.
Konsep Open-Air Mall ini diperkuat dengan lanskap yang rimbun, elemen imersif, serta konektivitas visual yang kaya antar lantai. Elemen-elemen alami seperti batu dan material kayu menciptakan suasana harmonis yang mengundang orang untuk menikmati suasananya.
“Kami ingin menciptakan suasana layaknya berada di ruang luar yang menenangkan,” jelas William, “itulah mengapa kami memilih material alternatif seperti WPC sebagai pengganti kayu. Jika menggunakan kayu asli, diperlukan perawatan dan pelapisan ulang secara rutin. Sementara itu, WPC tetap mampu menghadirkan tampilan alami, lebih tahan cuaca, serta menawarkan solusi yang lebih berkelanjutan. Bahkan, banyak pengunjung tidak menyadari bahwa cladding yang mereka lihat sebenarnya bukan kayu asli.”
Jakarta Premium Outlets, yang memberi lebih dari sekadar proyek arsitektur adalah perwujudan komitmen terhadap desain yang bijak, berkelanjutan, dan berpusat pada manusia. Melalui harmoni antara visi arsitektur dan material ramah lingkungan, JPO mendefinisikan ulang makna ruang ritel modern: bukan sekadar tempat berbelanja, tetapi sebuah pengalaman yang menginspirasi koneksi, kenyamanan, dan kreativitas.