Area yang bersentuhan dengan air membutuhkan pendekatan berbeda ketika memilih material. Kolam renang, pool deck, taman dengan sistem penyiraman, outdoor shower, hingga area hospitality di sekitar air memiliki satu kesamaan: material akan berhadapan dengan kelembapan secara terus-menerus. Karena itu, memilih WPC untuk area basah tidak cukup hanya dengan melihat warna dan tampilannya. Ada tiga hal yang perlu dilihat bersama: material, konstruksi, dan drainage.
WPC menjadi salah satu alternatif yang banyak digunakan untuk area outdoor karena karakter materialnya sesuai untuk berbagai aplikasi eksterior. Namun, spesifikasi setiap WPC dapat berbeda. Karena itu, pastikan material yang dipilih memang ditujukan untuk aplikasi outdoor dan area yang sesuai dengan kebutuhan proyek. Untuk Skayu, WPC decking dirancang sebagai material untuk berbagai kebutuhan outdoor, termasuk area yang membutuhkan material dengan karakter tahan terhadap kelembapan dan paparan lingkungan luar.
Sering kali perhatian hanya diberikan pada permukaan decking. Padahal, kondisi di bawah decking sama pentingnya. Air harus memiliki jalur untuk keluar dari sistem konstruksi. Jika air terperangkap di bawah decking dan tidak memiliki drainage yang baik, kondisi tersebut dapat memengaruhi struktur pendukung dan lingkungan di sekitar decking. Karena itu, desain konstruksi harus dipikirkan sejak awal.
Untuk aplikasi tertentu, decking dipasang menggunakan sistem pedestal atau struktur pendukung lainnya. Pedestal membantu menciptakan elevasi antara decking dan permukaan dasar sehingga terdapat ruang untuk sistem konstruksi dan aliran air. Namun, pedestal tidak cukup hanya dipasang.
Posisi, level, jarak, dan kestabilannya harus diperhatikan.
Sistem yang tidak rata dapat membuat decking menerima beban secara tidak merata, sementara struktur yang tidak direncanakan dengan baik dapat memengaruhi performa keseluruhan lantai. Karena itu, instalasi menjadi bagian penting dari performa decking.
Pada area kolam renang, misalnya, air tidak hanya berasal dari hujan. Ada air dari kolam, cipratan pengguna, proses pembersihan, hingga kondisi lingkungan sekitar. Semua air tersebut membutuhkan jalur untuk mengalir.
Karena itu, desain decking sebaiknya memperhatikan:
Tujuannya sederhana: air tidak berhenti di tempat yang tidak seharusnya.
Skayu menghadirkan WPC decking dengan konstruksi solid, sehingga tidak menggunakan struktur hollow di dalam papan. Karakter tersebut menjadi salah satu bagian dari pendekatan material Skayu untuk aplikasi outdoor. Namun, material yang baik tetap membutuhkan sistem pemasangan yang tepat. Untuk proyek yang membutuhkan bantuan, Skayu menyediakan layanan pemasangan. Sementara bagi pemilik proyek atau installer yang ingin melakukan pemasangan sendiri, Skayu menyediakan guideline pemasangan sebagai acuan.
Decking yang digunakan di area dengan banyak air membutuhkan lebih dari sekadar material yang tepat. Ia membutuhkan sistem yang tepat.
Material yang sesuai + konstruksi yang benar + pedestal yang stabil + drainage yang baik = sistem decking yang lebih siap menghadapi kondisi outdoor.
Karena itu, ketika memilih WPC untuk decking kolam renang atau area basah lainnya, jangan hanya bertanya:
“Apakah WPC ini tahan air?”
Pertanyaan yang lebih lengkap adalah:
“Bagaimana seluruh sistem decking ini dirancang untuk menghadapi air?”
Di situlah kualitas material dan kualitas pemasangan menjadi sama pentingnya.