Salah satu pertanyaan yang sering muncul sebelum membeli WPC decking adalah: “Setelah dipasang, perawatannya ribet atau tidak?” Jawabannya, WPC dikenal sebagai material low maintenance. Namun, low maintenance bukan berarti tidak membutuhkan perawatan sama sekali. Seperti material outdoor lainnya, WPC decking tetap perlu dibersihkan dan dirawat agar area tetap terlihat rapi dan nyaman digunakan.
Maintenance WPC pada dasarnya cukup sederhana. Untuk penggunaan sehari-hari, beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:
Salah satu perbedaan WPC dengan material kayu konvensional adalah kebutuhan maintenance finishing. WPC tidak diperlakukan sama seperti kayu yang biasanya membutuhkan proses finishing ulang secara berkala. Tetap perhatikan spesifikasi produk karena setiap jenis WPC dapat memiliki sistem material dan rekomendasi perawatan yang berbeda.
Ini penting untuk dipahami. Tidak ada material outdoor yang benar-benar bebas dari perawatan. Debu, kotoran, noda, dan penggunaan sehari-hari tetap dapat memengaruhi tampilan area. Namun, dengan maintenance yang sederhana dan konsisten, WPC decking dapat menjadi pilihan yang lebih praktis untuk area outdoor.
Untuk rumah tinggal, maintenance biasanya cukup dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan. Sementara pada proyek komersial seperti hotel, cafe, restaurant, dan retail, perawatan dapat dibuat menjadi bagian dari jadwal operasional. Dengan begitu, area decking tetap terlihat rapi tanpa membutuhkan proses maintenance yang terlalu kompleks.
Material outdoor seharusnya dipertimbangkan bukan hanya dari bagaimana tampilannya saat pertama kali dipasang. Pertimbangkan juga bagaimana material tersebut akan digunakan, dibersihkan, dan dirawat setelah bertahun-tahun. Itulah mengapa maintenance menjadi salah satu faktor penting saat memilih WPC decking.
SKAYU menghadirkan solusi WPC outdoor dengan pendekatan yang mempertimbangkan estetika, performa, dan kemudahan penggunaan dalam jangka panjang.
Not Your Ordinary Wood.