Dalam dua lokasi yang sangat berbeda, Plataran menghadirkan dua pengalaman ruang yang sama-sama kuat namun dengan karakter yang kontras. Di Jakarta, hadir sebagai urban oasis di tengah kota. Di Bogor, tampil sebagai pelarian nostalgia di tengah pegunungan. Keduanya dirancang dengan pendekatan desain oleh Hadiprana, yang menekankan harmoni antara arsitektur, lanskap, dan pengalaman manusia di dalamnya.
Plataran Hutan Kota — Oase Hijau di Tengah Jakarta
Di tengah padatnya ibu kota, Plataran Hutan Kota yang berlokasi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, hadir sebagai ruang hijau yang menawarkan pengalaman berbeda dari hiruk pikuk kota.
Sejak diperkenalkan pada Asian Games 2018, kawasan ini berkembang menjadi salah satu destinasi hospitality paling ikonik di Jakarta. Tidak hanya menjadi restoran, tetapi juga venue untuk berbagai acara penting, mulai dari gathering, event korporasi, hingga pengalaman dining dengan latar lanskap hijau yang luas.
Pendekatan desain oleh Hadiprana menghadirkan ruang yang terasa terbuka, natural, dan tetap elegan di tengah konteks urban. Vegetasi yang rimbun, jalur pedestrian yang nyaman, serta area dining outdoor menciptakan pengalaman ruang yang jarang ditemukan di Jakarta.
Sentuhan Material Natural di Area Outdoor
Pada area tertentu, digunakan Skayu Wepece Decking DK01 Amber untuk memperkuat karakter natural ruang.
Warna Amber memberikan nuansa hangat yang berpadu dengan hijau lanskap sekitar, menciptakan transisi yang halus antara elemen arsitektur dan alam terbuka. Material ini membantu memperkuat pengalaman berjalan dan berkumpul di area outdoor, tanpa mengganggu karakter hijau yang menjadi identitas utama Hutan Kota.
Plataran Puncak — Nostalgia Resort di Ketinggian Bogor
Berbeda dengan atmosfer urban Jakarta, Plataran Puncak di Bogor menawarkan pengalaman yang lebih tenang, sejuk, dan penuh nuansa nostalgia pegunungan.
Berlokasi di kawasan Puncak, destinasi ini dikenal sebagai salah satu lokasi favorit untuk wedding, gathering, hingga short escape dari Jakarta dan sekitarnya. Udara yang sejuk dan lanskap hijau menjadi elemen utama yang membentuk pengalaman ruang di sini.
Melalui pendekatan desain Hadiprana, Plataran Puncak menghadirkan arsitektur yang tidak berusaha mendominasi alam, tetapi justru menyatu dengan kontur dan suasana pegunungan. Hasilnya adalah ruang yang terasa hangat, klasik, namun tetap relevan dengan kebutuhan hospitality modern.
Material yang Menyatu dengan Alam Puncak
Untuk area outdoor, digunakan juga Skayu Wepece Decking DK01 Amber sebagai elemen yang memperkuat karakter alami ruang.
Warna kayu hangat dari Amber memberikan kesan timeless yang menyatu dengan lanskap pegunungan Bogor. Penggunaan decking ini membantu menciptakan pengalaman ruang yang lebih nyaman, terutama pada area sirkulasi dan gathering outdoor.
Dua Lokasi, Satu Bahasa Desain
Meskipun berada di dua konteks yang berbeda—Jakarta yang urban dan Puncak yang natural—keduanya memiliki benang merah yang sama: pengalaman ruang yang dibangun melalui harmoni antara desain, lanskap, dan material.
Dengan pendekatan desain oleh Hadiprana, Plataran berhasil menghadirkan dua interpretasi hospitality yang berbeda namun tetap satu bahasa: pengalaman yang berkesan.
Project Information
Plataran Hutan Kota
Plataran Puncak